PENGERTIAN DATA MENURUT PARA AHLI

 PENGERTIAN DATA MENURUT PARA AHLI


 1).Menurut Wahyudi (2008:2), data adalah informasi yang telah diterjemahkan ke dalam bentuk yang lebih sederhana untuk melakukan suatu proses. Sehubungan dengan komputer saat ini dan media transmisi, data adalah informasi diubah menjadi bentuk digital biner.


2).Data adalah fakta yang tidak sedang digunakan pada proses keputusan, biasanya dicatat dan diarsipkan tanpa maksud untuk segera diambil kembali untuk pengambilan keputusan (Kumorotomo dan Margono, 2010:11).


3).Data didefinisikan sebagai representasi dunia nyata mewakili suatu objek seperti manusia, hewan, peristiwa, konsep, keadaan dan sebagainya yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya. Dengan kata lain, data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan kesatuan yang nyata. Data merupakan material atau bahan baku yang belum mempunyai makna atau belum berpengaruh langsung kepada pengguna sehingga perlu diolah untuk dihasilkan sesuatu yang lebih bermakna (Mulyanto, 2009:15).


PENGERTIAN INFORMASI MENURUT PARA AHLI


1).Menurut McLeod dalam Yakub (2012:8), “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna bagi penerimanya”.


2).Informasi didefinisikan sebagai kumpulan data yang diolah menjadi yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya (Kristanto, 2008:7).


3).Menurut Mustakini (2009:36), ”Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi pemakainya”.


JENIS -JENIS DATA

Data dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa sudut pandang di antara lain sebagai berikut:


A.SIFAT DATA 

Data kuantitatif,yaitu data dalam bentuk angka atau bilangan. 

Data kualitatif,yaitu data dalam bentuk pernyataan atau kategori.

B.BENTUK DATA

Data fisik,yaitu data yang dapat di pegang oleh pancaindra.

Data logik, yaitu data yang tidak dapat dipegang, tetapi dapat dilihat. 

C.SUMBER DATA 

Data internal, yaitu data yang diperoleh dari dalam organisasi.

Data eksternal, yaitu data yang diperoleh dari luar organisasi. 

D.CARA MEMPEROLEH

Data primer, yaitu data utama yang berhubungan dengan masalah .

Data sekunder, yaitu data pendukung. 

E.CAKUPAN PENGUMPULAN 

Data sensus, yaitu data yang diperoleh dari populasi 

Data sampel, yaitu data yang diperoleh dari sampel.

F.DINAMIKA DATA 

Data statis, yaitu data yang dalam jangka waktu lama tidak mengalami perubahan 

Data dinamis, yaitu data yang dalam kurun waktu tertentu akan mengalami perubahan.

G.SKALA PENGUKURAN 

Data nominal, yaitu data yang diperoleh dengan cara kategorisasi atau klasifikasi.

Data ordinal ,yaitu data yang diperoleh dengan cara kategorisasi atau klasifikasi dan terdapat hubungan di antara data - data tersebut .

Data interval, yaitu data yangdiperoleh dengan cara pengukuran yang sudah di ketahui jarak antara dua titik pada skala tersebut.

Data rasio, yaitu data yang diperoleh dengan cara pengukuran yang jarak dua titik pada skala sudah di ketahui dan mempunyai titik nol yang absolut.  

Adapun ciri - ciri informasi yang berkualitas dan siap untuk digunakan adalah sebagai barikut


A.Akurat 

 Data yang diolah harus data yang akurat dan diproses dengan sistem yang sesuai prosedur sehingga dapat menghasilkan informasi yang akurat.


B.Relevansi

Informasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan berhubungan dengan masalah yang dihadapi.


C. Ketepatan waktu 

Ketersediaan informasi terkini pada saat dibutuhkan menjadi prioritas penting dalam menjaga kualitas informasi. Informasi yang datangnya terlambat tidak bermanfaat bagi pengguna informasi.


D. Kelengkapan 

Informasi harus dapat menjawab pertanyaan atau kebutuhan pengguna. Informasi dapat disebut lengkap jika dapat menjawab kebutuhan pengguna.


Informasi yang berkualitas akan memberikan manfaat bagi penggunanya yaitu sebagai berikut:

A. Menambahkan pengetahuan 

      Informasi dapat menambah pengetahuan bagi penggunanya yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk mendukung proses pengambilan keputusan.

B. Mengurangi ketidak pastian pengguna informasi

    Informasi dapat mengurangi ketidakpastian karena hal-hal yang terjadi dapat diketahui sebelumnya sehingga dapat menghindari keraguan Pada saat pengambilan keputusan.

C. Mengurangi risiko kegagalan 

    Informasi akan resiko Kegagalan dapat diantisipasi dengan baik sehingga resiko Kegagalan dapat diminimalkan.

D. Mengurangi keanekaragaman yang tidak diperlukan

    Dengan mengurangi keanekaragaman yang tidak diperlukan, keputusan yang dihasilkan akan lebih terarah.

E. Memberi standar, aturan, ukuran, dan keputusan untuk menentukan pencapaian sasaran serta tujuan.


PERBEDAAN DATA DAN INFORMASI 

Data mempunyai lingkup lebih detail dan bersifat teknis, sedangkan informasi menghasilkan penjelasan yang dapat dipakai untuk mengambil keputusan.

Komentar